CDADA - Produsen pemutus sirkuit profesional sejak 1984
Fitur-fitur pemutus sirkuit arus residual
Pemutus sirkuit arus residual (RCCB) secara akurat memantau arus residual dalam sirkuit listrik, memutus dan menghentikan sirkuit dalam hitungan milidetik untuk secara efektif mencegah sengatan listrik dan bahaya kebakaran listrik. Banyak digunakan di lingkungan perumahan, komersial, dan industri untuk isolasi sirkuit dan perlindungan kebocoran. Kemampuan Adaptasi Pasar Global: Mendukung layanan OEM/ODM dan ekspor ke wilayah seperti Amerika Selatan, Asia Selatan, dan Timur Tengah.
Spesifikasi
Pemutus sirkuit arus residual terutama memiliki fungsi-fungsi berikut:
| Fungsi | Keterangan |
| Perlindungan Terhadap Gangguan Arus Tanah | Mendeteksi dan menghentikan arus sisa (kebocoran) untuk mencegah sengatan listrik dan kebakaran yang disebabkan oleh gangguan pentanahan. |
| Perlindungan Arus Lebih | Memberikan perlindungan terhadap kondisi arus berlebih, seperti korsleting dan beban berlebih, dengan memutus sirkuit. |
| Perjalanan Otomatis | Secara otomatis memutus aliran listrik ketika ambang batas arus sisa yang telah ditentukan terdeteksi, memastikan pemutusan segera dari sumber daya listrik. |
| Reset Manual | Membutuhkan pengaturan ulang manual setelah terjadi gangguan, untuk memastikan bahwa kerusakan telah diatasi sebelum mengaktifkan kembali sirkuit. |
| Konfigurasi Multi-Kutub | Tersedia dalam berbagai konfigurasi kutub (misalnya, 1P+N, 2P) untuk memenuhi berbagai kebutuhan perlindungan sirkuit. |
| Tingkat Sensitivitas | Menawarkan berbagai tingkat sensitivitas (misalnya, 30mA, 100mA, 300mA) untuk mengakomodasi berbagai aplikasi dan tingkat risiko. |
| Kepatuhan terhadap Standar | Dirancang dan diuji sesuai dengan standar internasional (misalnya, IEC/EN 61009) untuk memastikan keandalan dan keamanan. |